Minggu, 06 Desember 2009

Ketika Tuhan Diprotes, Dia Tetap Menyanyangi Hambanya

Ada yang yang mengusik jiwa, ketika ketiadaan, musibah, kegagalan atau cita-cita tak tercapai yang datang mendera pada seseorang. Seakan dunia mau runtuh dan hidup jadi begitu sempit, pikiran pusing, makan tak enak dan jiwa ragapun menjadi sakit. Lalu menutup diri dari manusia, malu, katanya. Dari kata gagal ini muncul mata rantai kegegalan yang lain dan kadang Tuhan-pun menjadi "tertuduh", Tuhan tak adil, Tuhan tak mengabulkan doa , buat apa sholat, toh sholat tak merubah nasib dan seterusnya. Tuhan kadang "diprotes" pada tengah malam, "Mengapa Kau biarkan ini terjadi ? Mengapa Kejadian ini terjadi ? Mengapa dan banyak pertanyaan mengapa lainnya, seakan Tuhan salah dalam mengatur hidup dan kehidupan ini. Ya sering kali Tuhan menjadi "tertuduh " atas kegagalan manusia mencapai sesuatu yang di inginkan dan Tuhan seringkali diprotes oleh orang-orang mendapat musibah atau bencana, sekali lagi seakan-akan Tuhan salah dalam mengatur hidup ini. Tuhan tak pernah salah sedikitpun, kalau Tuhan salah, bukan Tuhan namanya ! Mustahil Tuhan salah, itu bertentangan dengan logika manapun. Kalau Tuhan salah, kehidupan tak pernah ada sejak diciptakan ! Loh gimana ada kehidupan kalau Tuhan salah sejak awal ? Nyatanya, menurut geologi dan astronomi usia kehidupan di bumi ratusan juta tahun lalu dan alam jagat raya milyaran sampai tak terhingga usianya. Tak ada yang bergeser dalam sistem tata surya seincipun, planet-planet sejak diciptakan tetap pada orbitnya masing-masing. Wah kalau mau dipanjangkan kisahnya bisa beratus halaman. Kembali kepada kegagalan atau musibah, seringkali terjadi, dibalik yang awalnya dikatakan musibah ternyata membawa berkah dan hikmah yang banyak. Banyak orang yang gagal pada satu bidang, ternyata sukses di bidang lain. Ada yang gagal di terima di suatu pekerjaan, ternyata malah sukses gemilang ditempat pekerjaan yang tak di duganya, terhadap pasangan yang gagalpun, seringkali mendapat pengganti yang lebih baik dari yang semula ditangisi, bahkan nyaris putus asa. Itulah rahasia Tuhan, Tuhan yang diprotes, tetap saja menyayangi hamba-hambaNya, apa lagi hamba yang beriman dan bertaqwa kepadaNya Lagi pula kalau Tuhan diprotes... Tuhan menantang.. silahkan cari Tuhan yang lain. Atau lebih serem lagi... ke luar dari bumiKu ! Ayo, mau kemana kalau kita di usir dari bumi Tuhan ? Di usir manusia, masih bisa pindah ke tempat lain, loh kalau Tuhan yang mengusir, mau pindah ke mana ? Pindah ke Planet lain, Planetpun milikNya, lagi pula sampai detik ini belum ditemukan planet si seluruh jagat raya yang bisa ditinggali manusia seperti di Bumi ! Oke, Tuhan tetap si protes, karena di tuduh tidak adil atau tak memberi rejeki atau karunia. Baik, kalau memang merasa Tuhan tidak adil dan tidak memberikan rejeki bahkan protes sampai tidak menjalani ajaranNya, silahkan kembalikan satu saja nikmat Tuhan yang diberikan padamu, misalnya mata. Ayo... siapa yang mau matanya, maaf, buta satu aja, ga usah dua-duanya, satu saja... pasti semua yakin tak ada yang mau ! Itu baru mata, belum mulut, telinga, hidung, lidah, kulit, jantung, paru-paru, ginjal usus, gigi, bibir, rambut, kaki, tangan, jari-jari dst. Pernahkah mencoba menghitung nikmatNya? Kalau belum, mari mencoba, ambil kertas dan tulis nikmatNya yang ada pada anggota tubuh kita saja dulu, jangan ke luar, cukup pada diri kita dulu. Coba hitung... berapa banyak nikmatNya yang telah diberikan pada anggota tubuh kita ? Masihkan Tuhan di protes ? Baik, kalau Tuhan masih juga di protes, mari kita lihat cahaya dan suara, dua aja dulu, Pernahkah kita hidup tanpa cahaya dan suara ? Pernahkah kita Tuhan meningglkan kita, tanpa cahaya dan suara ? Bayangkan, bila Tuhan mencabut cahaya dan suara dari kehidupan manusia ? Dunia akan gelap gulita dan sepiiiiiiiiiii ! Masih kurang puas juga ? Oke, mari masuk ke dalam Metro ( Sub Way ) Kereta bawah tanah.... nah setelah masuk... penumpang sudah di dalam kereta ... tiba-tiba .... listrik mati dan tak ada suara... bayangkan ... jangankan sehari... sejam dua jam manusia akan panik luar biasa, anak anak akan menangis,tak ada suara... perempuan menjerit-jerit ketakutan ...mereka menjerit sekeras kerasnya, tapi tak ada suara, tiba- tiba stress masal akan terjadi, manusia tiba-tiba kan menjadi kacau balau... semua saling menyelamatkan diri, bertabrakan satu sama lain, saling injak dan maut bertebaran di mana-mana, karena mereka tak melihat, padahal semua punya mata dan telinga, kenapa ? Karena hanya tak ada cahaya dan suara ! Masihkah tetap mengatakan Tuhan tak adil atau merasa tak punya apa-apa ? Kalau iya ? istigfarlah... masih banyak waktu untuk bertobat, selama ajal belum menjelang.

Tiga Cincin Tauhid

Cincin pertama yang lebih dikenal dengan rukun Iman, mulai dari percaya kepada Allah SWT, percaya pada Malaikat, percaya pada kitab-kitabNya, percaya pada Rosul-rosulNya, percaya pada Kiamat dan percaya pada takdir baik maupun buruk. Cincin pertama adalah landasan tauhid pertama yang wajib dipakai oleh orang-orang yang mengaku beriman, tanpa kecuali. Bila orang tidak memakai cincin pertama ini otomatis dia kafir ! Karena lawan iman adalah kafir atau ingkar. Pada cincin pertama ini ada enam rukun di dalamnya, yang salah satunya tak boleh ditinggalkan atau diingkari. Satu aja, tidak dipercayai atau tidak diimani, akan jatuh pada kekapiran, apa lagi kalau semuanya tidak dipercayai, seperti orang-orang yang athies yang tak percaya kepada Tuhan. Kalau Tuhan saja sebagai Causa prima tidak dipercayai, apa lagi yang lainnya. Kuncinya pada rukun pertama, kalau rukun pertama tidak dipercayai niscaya yang lainnyapun tak akan dipercayai. Cincin pertama dari tauhid ini, yang memuat rukun iman, wajib dikenakan oleh orang yang mengaku beriman, bila cincin pertama tak dikenakan, maka mustahil orang akan memakai cincin kedua, karena cicncin kedua adalah lanjutan dari cincin pertama. Inilah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW di Mekkah. Tak kurang dari tiga belas tahun Beliau menanamkan untuk rukun Iman ini pada masyarakat Mekkah. Apabila bila cincin pertama sudah dikenakan maka akan mudah orang akan mengenakan cincin kedua, paling tidak moral orang yang memakai cincin pertama akan jauh berbeda dibandingkan dengan yang tidak mengenakannya. Dengan kata lain, moral orang yang beriman akan jauh berbeda dengan moral orang yang tidak beriman ! Lalu apakan cincin kedua itu ? Cincin kedua dari tauhid adalah Islam yang lebih dikenal dengan rukun Islam dari mulai Mengucapkan dua kalimat syahadat, mendirikan sholat sehari semalam lima waktu, mengeluarkan zakat, puasa di bulan ramadhan dan pergi haji jika mampu. Cincin kedua ini wajib dipakai oleh orang yang sudah memakai cincin pertama, karena orang tidak akan mememakai cincin kedua bila cincin pertama tidak dipakai, ambil contoh pada cincin pertama didalamnya ada percaya kepada Allah SWT, nah bagaimana orang akan mengucapkan dua kalimat syahadat, bila dia tidak percaya kepada Allah SWT ? Dan bagaimana orang dia akan sholat, kalau dia tidak percaya kepada Allah ? Orang yang mengaku beriman saja, masih banyak yang tidak sholat, apa lagi yang tidak beriman. Bagaimana kalau terjadi sebaliknya yaitu orang sholat tapi tidak percaya kepada ? Mustahil terjadi, loh kenapa ? Ya, sangat mustahil orang sholat tapi tak percaya kepada Allah, kalau itu terjadi, dia menyembah siapa ? Kan orang sholat itu sebagai wujud dia percaya akan adanya Allah SWT dan sebagai penghambaan diri atau tunduk kepada Allah SWT yang dia yakini atau dia percayai keberadaannya. Ambil contoh yang lain, seperti pergi melakukan ibadah haji bagi yang mampu, yang ada dalam cincin kedua, dimana sama-sama kita ketahui, ibadah haji adalah ibadah yang serba besar, besar dananya, besar jumlahnya, besar pelaksanaannya, besar pahalanya, besar tempatnya dst. Nah mustahil orang melakukan ibadah haji, bila tidak di dorong oleh keimanan yang besar, iman kepada Allah SWT yang ada di dalam cincin pertama. Itulah yang dimaksud dengan jalinan erat antara cincin pertama dan cincin kedua. Bila orang memakai cincin pertama dan tak mau memakai cincin yang kedua, orang tersebut bisa dikatakan munapik, percaya tapi tak mau melakukan apa yang dia percayai. Padahal pengertian iman adalah diucapkan dengan perkataan, dilakukan dengan perbuatan dan membenarkan dalam hatinya. Dan iman itu baru sempurna bila perkataan, perbuatan dan hatinya sejalan. Mari kita melanjutkan pada cincin yang ketiga, apa itu ? Cincin yang ketiga dari tauhid adalah ihsan. Cincin yang ketiga ini ibarat perekat yang kokoh untuk cincin yang pertama dan yang kedua. Bila diibaratkan dengan segitiga, ketiga cincin ini seperti segitiga sama kaki, dimana kaki dari segi tiga tersebut sama kuat dan sama kokohnya. Cincin ihsan ini adalah kita beribadah seakan-akan melihat Allah SWT dan kalau kita tak dapat melihatNya, yakinlah bahwa Allah SWT melihat ibadah kita. Sikap Ihsan inilah yang disebut sebagai omni present, dimana Allah selalu hadir ! Dan kehadiran Allah SWT tak peduli di sadari atau tidak oleh manusia. Dia tetap hadir, Dia tetap ada, di sadari atau tidak oleh manusia ! Manusia yang selalu memakai cincin ketiga, akan merasakan kehadiraNya dimanapun dia berada, di tanah Suci atau di tanah lainnya, di negeri yang mayoritas Islam atau yang dinegeri minoritas Islam. Orang yang memakai cincin ketiga, yakin, dimanapun dia berada, dia tetap berada di bumi Allah. Siapa sih yang berani berkata bumi ini bukan milik Allah ? Bila ada yang berkata bumi ini bukan milik Allah, jelas sekali orang itu tidak memakai cincin pertama dan kalau ada orang memakai cincin pertama dan yakin akan keberadaan Allah, tapi tak mau sholat, puasa dll orang tersebut berarti tak memakai cincin yang kedua. Nah kalau orang sudah memakai cincin pertama dan cincin kedua, namun tak merasakan kehadiran Allah SWT, berarti orang tersebut tak memakai cincin yang ketiga, yang harus dipakainya. Bila ada yang berkata, saya hanya perlu cincin pertama dan cincin kedua tanpa memakai cincin yang ketiga, bila itu dilakukan maka ibadanya akan kering. Ibadahnya hanya seperti orang yang menggugurkan kewajiban saja. Seperti dia sholat, tapi sholatnya tak dapat menghadirkan Allah SWT, sholatnya tak bisa khusu , karena tak ada ihsan di dalamnya. Syahkah solatnya ? Hanya Dia yang Maha Mengetahui. Lalu apakah harus meninggal sholat, karena tak bisa khusu ? Jangan, sholat adalah kewajiban yang harus dilaksanakan, tak ada alasan untuk mengugurkannya, kecuali memang yang dilarang, seperti wanita yang sedang haid, namun bagi laki-laki, sejak dia balig, tak ada yang boleh terputus satu waktupun ! Tak ada dispensasi untuk laki-laki untuk meninggalkan sholat satu waku sekalipun. Kembali kepada ketiga cincin tauhid yaitu Iman, Islam dan Ihsan ( I3= i tiga ) adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan satu sama lain, ketiganya saling menguatkan atau saling berkait. Bila ketiganya sudah dikenakan, jadilah dia insan paripurna, insan kamil. Itulah sebaik baiknya manusia.

Senin, 23 November 2009

PETUAH BIJAK

Ya Rabbul Izzati

Ya Rabbul Izzati, sekian lama aku mengembara mencari cinta. Terperosok aku dalam kubangan rindu bersulam palsu. Pedih jiwaku, gersang ragaku. Tapi aku tak pernah berhenti memadu rindu, karena ku tahu cinta sejatimu adalah musim semi dalam jiwaku.

Allah, kuberharap pengembaraan cintaku membawaku pada sebuah taman. Menuju ke sana, kulalui dengan tertatih-tatih. Kadang terpikir olehku untuk menuntaskan jalan itu agar aku segera sampai. Tapi yang kutemui hanyalah taman yang gersang dan tandus di bawah panasnya terik matahari yang menyiksa jiwaku.

Rabbku, telah kupenuhi panggilan-Mu, membawa tubuh ringkih ini melewati jalan yang Kau kehendaki. Telah kucoba melepas segenap yang aku mampu untuk mengatasi beratnya medan yang menghalang. Telah coba kuatasi sedapatnya panasnya hari-hari kulewati.

Namun ampuni aku ya Rabbi. Betapa seringnya hamba tertegun ragu, untuk melanjutkan perjalanan yang panjang ini. Semuanya memang dikarenakan kelemahan hati ini yang masih saja berharap mencicipi kenikmatan duniawi.

Kinipun hati yang peragu ini masih diguncang gundah. Akankah Kau terima buah karya tangan lemah ini? Akankah Kau hargai, apabila saat ini hatiku masih juga mengharapkan wajah lain selain wajah-Mu. Jika masih juga kunanti senyum lain selain senyum-Mu. Juga masih kudambakan pujian selain dari pujian-Mu. Betapa semakin berat persangkaanku akan kesia-siaan amalanku, jika kuingat Engkau Maha Pencemburu!!!

Rabbi, bukan tak ingin aku istiqomah melewati hari-hari. Bukan tak hendak aku sabar menanti janji-Mu. Namun Rabbi, apakah salah jika aku menyandarkan diri pada dinding lain dalam sebuah bangunan Islam-Mu? Angkuhkah aku yang lemah ini Rabb? Salahkah aku yang dhoif ini Rabb?

Namun Rabb, lagi-lagi Kau didik aku dalam kealpaan mimpi semuku. Kau dekap aku dalam belaian tarbiyah yang telah banyak mengajarkan aku banyak hal. Tak sanggup kubendung air mata keharuan atas semua belaian ini. Karena aku tahu, tidak semua hamba-Mu Kau perlakukan sama seperti aku. Tersibak juga tirai kelam yang senantiasa menyeret langkahku menjauh dari-Mu, sungguh aku bersyukur atas semua ini. Aku sadar tidak sama pejuang dengan perintang, Kembali ku ingat sebait doa yang pernah kurenda, tentang sebuah janji yang telah kupatri, tentang azzam yang kutanam dan juga segala amanahku. Mengingatnya, semakin deras air mata ku mengalir, semakin kuat dan kokoh kakiku melangkah. Ternyata tanggung jawab itu besar berada di pundakku.

Rabbana, kekuatan apakah gerangan ini, yang mengantarkan kakiku ke dada pelangi. Jauh melesat meninggalkan bayang-bayang. Bergerak bagai awan putih merindukan terang. Kadang kala kabut pekat yang kutemui. Langkahkupun seolah terhenti. Namun aku tidak mau terjebak di dalamnya, sekuat tenaga kucoba berlari, tapi langkah kaki kecilku berpacu dengan nafsu yang menahan jiwaku. Aku bergumul seorang diri, mulutku berteriak, namun suaraku bersembunyi. Beruntung aku masih punya nafas, yang bisa kudendangkan tatkala hatiku sunyi. Dengan nafas itu aku berjalan di atas bumi. Menuntun hamba-hamba-Mu yang mendambakan cinta sejati.

Rabb, apakah ini jawaban setiap doa-doaku? Agar Engkau sertakan aku di dalam barisan para salafussholeh?. Apakah ini jawaban setiap rintihanku, agar Engkau jadikan setiap nikmat yang ada pada diriku sebagai mahar yang akan aku persembahkan pada-Mu?

Oh Rabbi, ampuni atas segala kelemahan imanku, bimbing aku melewati jalan orang-orang bernyali singa, namun aku cukup arif menyadari Rabb, siapalah aku ini, betapa diri ini tak layak disejajarkan dengan mereka. Siapalah aku ini dibandingkan mereka yang senantiasa bersimbah peluh dan debu untuk membuktikan kecintaanya kepada-Mu? Betapa lancangnya aku mengukur diri dengan mereka yang menghabiskan malam-malamnya dengan sujud tersungkur mengharapkan ampunan dan cinta-Mu.

Ya Rabbana, kesimpulan dari riak-riak hatiku ini, aku ingin sampaikan terima kasihku kepada-Mu. Walaupun syukur dan taubatku sering mungkir, namun lautan kasih sayang dan ampunan-Mu kuyakini tak pernah bertepi

Ya Muhaimin, untuk yang kesekian kalinya, kuucapkan terima kasih yang tak terhingga, atas segala cinta dan pelabuhan rindunya. Kau adalah musim semi dalam relung jiwaku. Dalam pangkuan-Mu, terhimpun seluruh kekuatanku, dengan kekuatan itu tanganku memainkan melodi, mulutku menyanyi lagu syurgawi. Izinkanlah ya Allah aku menjadi penyambung cahayaMu yang tiada pernah pudar.

Allah, Walaupun aku tak layak mensejajarkan diri, tapi aku ingin katakan, tarbiyah telah merubah diriku, melesat meninggalkan angan-angan hampa, bayang-bayang semu, serta dongeng yang tak memiliki cerita. Dalam dekapannya runtuh keangkuhanku, sirna kesombongnnku, lenyap sifat jahiliyahku. Yang ada saat ini bagaimana membentuk diri, seperti yang Engkau kehendaki …

Rabbi, di dada-Mu kupasrahkan kehidupan, di sana kutemukan kedamaian yang abadi, sujudku tak akan pernah merenggang, jemariku kan terus kususun, bibirku akan terus bergetar, memohon agar senantiasa Kau beri aku kebahagiaan, karena memang hanya dariMu-lah sumber kebahagiaan. wallohualam…

Sabtu, 31 Oktober 2009

Persiapan buat turun Pengarakan Pengantin Betawie

Rabu, 21 Oktober 2009

SEJARAH SILAT DI INDONESIA


SEJARAH SILAT

Pencak Silat sebagai
bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat
Indonesia.
Dengan aneka ragam situasi geografis dan etnologis serta perkembangan zaman yang dialami oleh bangsa Indonesia,Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya.
Kini Pencak Silat kita kenal dengan wujud dan corak yang beraneka ragam, namun mempunyai aspek-aspek yang sama.

Pencak Silat merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari hasil budi daya yang turun temurun. Sampai saat ini belum ada naskah atau himpunan mengenai sejarah pembelaan diri bangsa Indonesia yang disusun secara alamiah dan
dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi sumber bagi pengembangan yang lebih teratur.

Hanya secara turun temurun dan bersifat pribadi atau kelompok, latar belakang dan sejarah pembelaan diri inti dituturkan. Sifat-sifat ketertutupan karena dibentuk oleh zaman penjajahan
di masa lalu merupakan hambatan pengembangan di mana kini kita yang menuntut keterbukaan dan permasalahan yang lebih luas.

Perkembangan pada zaman sebelum penjajahan Belanda, Nenek moyang kita telah mempunyai peradaban yang tinggi, sehingga dapat berkembang menjadi rumpun bangsa yang maju. Daerah-daerah dan pulau-pulau yang dihuni berkembang menjadi masyarakat dengan tat pemerintahan dan kehidupan yang teratur. Tata pembelaan diri di zaman tersebut yang terutama didasarkan kepada kemampuan pribadi yang tinggi, merupakan dasar dari sistem pembelaan diri, baik dalam menghadapi perjuangan hidup maupun dalam pembelaan berkelompok.

Para ahli pembelaan diri dan pendekar mendapat tempat yang tinggi di masyarakat. Begitu pula para empu yang membuat senjata pribadi yagn ampuh seperti keris, tombak dan senjata khusus. Pasukan yang kuat di zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit serta kerajaan lainnya di masa itu terdiri dari prajurit-prajurit yang mempunyai keterampilan pembelaan diri individual yang tinggi. Pemukupan jiwa keprajuritan dan kesatriaan selalu diberikan untuk mencapai keunggulan dalam ilmu pembelaan diri. Untuk menjadi prajurit atau pendekar diperlukan
syarat-syarat dan latihan yang mendalam di bawah bimbingan seorang guru. Pada masa perkembangan agama Islam ilmu pembelaan diri dipupuk bersama ajaran kerohanian. Sehingga basis-basis agama Islam terkenal dengan ketinggian ilmu bela dirinya. Jelaslah, bahwa sejak zaman sebelum penjajahan Belanda kita telah mempunyai sistem pembelaan diri yang sesuai dengan sifat dan pembawaan bangsa Indonesia.

Perkembangan Pencak Silat pada zaman penjajahan Belanda

Suatu pemerintahan asing yang berkuasa di suatu negeri jarang sekali memberi perhatian kepada pandangan hidup bangsa yang diperintah. Pemerintah Belandan tidak memberi kesempatan perkembangan Pencak Silat atau pembelaan diri Nasional, karena dipandang berbahaya terhadap kelangsungan penjajahannya. Larangan berlatih bela diri diadakan bahkan larangan untuk berkumpul dan berkelompok. Sehingga perkembangan kehidupan Pencak Silat atau pembelaan diri bangsa Indonesia yang dulu berakar kuat menjadi kehilangan pijakan kehidupannya. Hanya dengan sembunyi-sembunyi dan oleh kelompok-kelompok kecil Pencak Silat dipertahankan. Kesempatan-kesempatan yang dijinkan hanyalah berupa pengembangan seni atau kesenian semata-mata masih digunakan di beberapa daerah, yang menjurus pada suatu pertunjukan atau upacara
saja. Hakekat jiwa dan semangat pembelaan diri tidak sepenuhnya dapat berkembang. Pengaruh dari penekanan di zaman penjajahan Belanda ini banyak mewarnai perkembangan Pencak Silat untuk masa sesudahnya.

Perkembangan Pencak Silat pada pendudukan Jepang

Politik Jepang terhadap
bangsa yang diduduki berlainan dengan politik Belanda. Terhadap Pencak Silat sebagai ilmu Nasional didorong dan dikembangkan untuk kepentingan Jepang sendiri, dengan mengobarkan semangat pertahanan menghadapi sekutu. Di mana-mana atas anjuran Shimitsu diadakan pemusatan tenaga aliran Pencak Silat. Di seluruh Jawa serentak didirkan gerakan Pencak Silat yang diatur oleh Pemerintah. Di Jakarta pada waktu itu telah diciptakan oleh para pembina Pencak Silat suatu olahraga berdasarkan Pencak Silat, yang diusulkan untuk dipakai sebagai gerakan olahraga pada tiap-tiap pagi di sekolah-sekolah. Usul itu ditolak oleh Shimitsu
karena khawatir akan mendesak Taysho, Jepang. Sekalipun Jepang memberikan kesempatan kepada kita untuk menghidupkan unsur-unsur warisan kebesaran bangsa kita, tujuannya adalah untuk mempergunakan semangat yang diduga akan berkobar lagi demi kepentingan Jepang sendiri bukan untuk kepentingan Nasional kita.

Namun kita akui, ada juga keuntungan yang kita peroleh dari zaman itu. Kita mulai insaf lagi akan keharusan mengembalikan ilmu Pencak Silat pada tempat yang semula didudukinya
dalam masyarakat kita.

Perkembangan Pencak Silat pada Zaman Kemerdekaan

Walaupun di masa penjajahan
Belanda Pencak Silat tidak diberikan tempat untuk berkembang, tetapi masih banyak para pemuda yang mempelajari dan mendalami melalui guru-guru Pencak Silat, atau secara turun-temurun di lingkungan keluarga. Jiwa dan semangat kebangkitan nasional semenjak Budi Utomo didirikan mencari unsur-unsur warisan budaya yang dapat dikembangkan sebagai identitas Nasional. Melalui Panitia Persiapan Persatuan Pencak Silat Indonesia maka pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta terbentuklah IPSI yang diketuai oleh Mr. Wongsonegoro.

Program utama disamping mempersatukan aliran-aliran dan kalangan Pencak Silat di seluruh Indonesia,
IPSI mengajukan program kepada Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah-sekolah.

Usaha yang telah dirintis pada periode permulaan kepengurusan di tahun lima puluhan, yang kemudian kurang mendapat perhatian, mulai dirintis dengan diadakannya suatu Seminar Pencak Silat oleh Pemerintah pada tahun 1973 di Tugu, Bogor. Dalam Seminar ini pulalah
dilakukan pengukuhan istilah bagi seni pembelaan diri bagnsa Indonesia dengan nama "Pencak Silat" yang merupakan kata majemuk. Di masa lalu tidak semua daerah di Indonesia menggunakan istilah Pencak Silat. Di beberapa daerah di jawa lazimnya digunakan nama Pencak sedangkan di Sumatera orang menyebut Silat. Sedang kata pencak sendiri dapat mempunyai arti khusus begitu juga dengan kata silat.

Pencak, dapat mempunyai pengertian gerak dasar bela diri, yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar, latihan dan pertunjukan.

Silat, mempunyai pengertian gerak bela diri yang sempurna, yang bersumber pada kerohanian yang suci murni, guna keselamatan diri atau kesejahteraan bersama, menghindarkan diri/ manusia dari bela diri atau bencana. Dewasa ini istilah pencak silat mengandung unsur-unsur olahraga, seni, bela diri dan kebatinan. Definisi pencak silat selengkapnya yang pernah dibuat PB. IPSI bersama BAKIN tahun 1975 adalah sebagai berikut : Pencak Silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela/mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya (manunggalnya) terhadap lingkungan hidup/alam sekitarnya untuk mencapai
keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dikutip dari
Wikipedia.com (diedit seperlunya)

Minggu, 11 Oktober 2009

Download Lagu-Lagu Mp3 H. Rhoma Irama


Rhoma irama & Nurhalimah - Dag Dik Dug.mp3
Ridho_Rhoma_Irama_-_Citra_Cinta.mp3
Rhoma Irama - Antara teman dan kasih.mp3
rhoma-irama-aku-cinta-padamu.mp3
Rhoma Irama - Setetes air hina.mp3
Rhoma Irama - Tak Dapat Tidur (ft Rita Sugiarto).mp3
Rhoma Irama - Haram.mp3
rhoma irama - terkesima.mp3
Rhoma Irama & Riza Umami - Aduhai.mp3
Rhoma Irama & Ida Royani - Bunga Surga2.mp3
Rhoma Irama & Riza Umami - Dasi Dan Gincu.mp3
Rhoma Irama - Bahtera Cinta.mp3
Rhoma Irama - Kehilangan.mp3
rhoma-irama-bersatulah.mp3
rhoma-irama-bersatulah.mp3
Rhoma Irama - pantun cinta.mp3
Rhoma Irama - Sifana.mp3
Sebuah Nama - Intan Ali (Rhoma Irama).mp3
A5. Rhoma Irama+Riza Umami-Hatimu Dan Hatiku.mp3
Rhoma Irama & Noer Halimah - Puing2.mp3
3.Rhoma Irama+Riza Umami-Menggapai Matahari.mp3
Ida Royani - Mengapa - Rhoma Irama ( Raja Dangdut Movie).mp3
Rita Sugiarto - Surga Di Telapak Kaki Ibu - Otipmarisa (Album Bersama Rhoma Irama ).mp3
Noer Halimah - Matahariku - Rhoma Irama.mp3
Rhoma Irama - Suratan (ft Riza umami).mp3
Rhoma Irama - Jana jana (India).mp3
02. Rhoma Irama+Nandani-Sawan Kam Hina.mp3
5. Rhoma Irama-Bencana.mp3
Rhoma-irama - Riza umami - Suara gendang.mp3
Rhoma Irama - Patah Hati.mp3
Rhoma Irama - Pengangguran.mp3
Rhoma Irama & Rita Sugiarto - Tak DapatTidur - STF Cinta Segitiga.mp3

Download Lagu Mp3 Bang Ben + Ida Royani

Bang Ben - Supermen.wma
Bang ben + ida royani tukang kain.MP3
Bang Ben - Item Manis.wma
Bang Ben - Lampu Mereh.wma
Bang Ben - Hujan Gerimis.wma
Bang Ben - Markonah.wma
Bang Ben - Kompor Meleduk.wma